Tibbun Nabawi (الطب النبوي) adalah ilmu pengobatan yang dipraktikkan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Ini bukan cuma tentang substansi (herbal, makanan), tetapi tentang cara berbisnis, berbuat, dan berpikir dalam melayani kesehatan manusia.
Teknologi berubah, prinsip tetap. Jika dulu Tibbun Nabawi diwujudkan melalui herbal dan doa, kini bisa diwujudkan melalui AI lokal dan knowledge base terstruktur — tanpa mengasingkan manusia atau mengorbankan kedaulatan data pasien.
Rumpun II — Klinis & Fathonah
AI tahu batas kompetensinya. Cerdas yang tepat, bukan cerdas di segalanya.
Rumpun I — Humanist & Amanah
Dokter tetap di depan, tetap akuntabel. AI hanya co-pilot.
Manifestasi di berbagai pilar
AI menunjukkan kartu. Tidak ada black-box misteri.
Rumpun Teknologis & Komunikasi
Penjelasan untuk dokter (medis), untuk pasien (awam).
Rumpun III — Teknologis & Qona'ah
Tidak butuh raksasa. Cukup untuk tugasnya.
| # | Pilar | Sifat Rasul | Rumpun |
|---|---|---|---|
| 1 | Human-Centered Care | Amanah | Humanist |
| 2 | Human-in-the-Loop Governance | Amanah | Humanist |
| 3 | Safety-First & Graceful Refusal | Amanah | Humanist |
| 4 | Equitable Access & Empowerment | Amanah | Humanist |
| 5 | Competency-Bounded Intelligence | Fathonah | Klinis |
| 6 | Evidence-Grounded Knowledge | Fathonah | Klinis |
| 7 | White-Box & Explainable AI | Shiddiq | Klinis |
| 8 | Outcome-Oriented Practice | Fathonah | Klinis |
| 9 | Edge AI & Data Sovereignty | Qona'ah | Teknologis |
| 10 | Resource Sufficiency | Qona'ah | Teknologis |
| 11 | Contextual Adaptivity | Tabligh | Teknologis |
| 12 | Modular & Interoperable | Qona'ah | Teknologis |